EDUKASI PENCEGAHAN BABYBLUES SYNDROME PADA IBU POSTPARTUM DENGAN MASALAH KEPERWATAN DEFISIT PENGETAHUAN

  • Sentia Clourresa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hesti Wira Sriwijaya
  • Susanti Susanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hesti Wira Sriwijaya
  • Leni Joice Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hesti Wira Sriwijaya

Abstrak

Latar belakang: Periode postpartum merupakan keadaan dimana pada wanita setelah melahirkan mengalami perubahan termasuk dalam  hal fisik, emosional, spiritual dan sosio-kultural. Wanita secara tiba-tiba mengalami perubahan ditandai dengan fluktasi emosi, rasa sakit selama proses pemulihan pasca melahirkan, kualitas tidur menurun akibat mengasuh bayi, dan merasa tidak menarik dihadapan suami. Tujuan penelitian ini memberikan edukasi pencegahan babyblues syndrome untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu postpartum. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif untuk mengeksplorasi edukasi pencegahan babyblues syndrome dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan. Hasil penelitian terjadi peningkatan pengetahuan ibu post partum setelah dilakukan edukasi, pengetahuan responden 1 pre edukasi 58% dan post menjadi 83%, pengetahuan responden 2 pre edukasi 50% dan post edukasi menjadi 91%. Kesimpulan bahwa edukasi pencegahan babyblues syndrome ini dapat meningkatkan pengetahuan yang dapat dilihat dari nilai skoring kuesioner edukasi. Disarankan pada penelitian ini perawat dapat memberikan edukasi pencegahan babyblues syndrome pada ibu postpartum untuk meningkatkan pengetahuan.

Diterbitkan
2024-08-07