FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN HEMODIALISA

FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN HEMODIALISA

  • Dedi Fatrida, Mustakim Universitas Kader Bangsa

Abstract

ABSTRAK
Gagal ginjal kronik merupakan salah satu PTM yang memerlukan perhatian.
Penatalaksanan pasien GGK tahap akhir selain dilakukan tindakan hemodialisa, untuk
jangka panjang juga diet dan pembatasan cairan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien hemodialisadi
RSUD Prabumulih tahun 2021. Penelitian dilaksanakan di RSUD Prabumulih pada bulan
Juli s/d Agustus 2021. Jenis penelitian adalah penelitian observational bersifat
kuantitatif dengan metode pendekatan yang digunakan “cross sectional” dengan jumlah
sampel 80 orang. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji hubungan Chi-square
dengan batasan nilai α : 5%. Hasil penelitian Sebagian besar responden berumur tua
(90,0%), pengetahuan kurang baik (57,5%), hemodialisanya lama (71,3%), dukungan
keluarganya kurang baik (55,0%) dan tidak patuh diet (62,5%). Tidak adahubungan
umur dengan Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021 (p= 1,000). Ada hubungan
Pengetahuan dengan Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021 (p= 0,007; OR=
4,030). Tidak adahubungan Lama hemodialisa dengan Kepatuhan diet di RSUD
Prabumulih tahun 2021. (p= 0,655). Ada hubungan Dukungan keluarga dengan
Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021 (p= 0,001; OR= 6,000). Saran RSUD
Prabumulih khusunya di ruangan hemodialisa agar dapat meningkatkan pengetahuan
dan dukungan keluarga pasien untuk pentingnya mematuhi diet.
Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Kepatuhan Diet
ABSTRACT
Chronic kidney failure is one of the PTM that requires attention. In addition to
hemodialysis, the management of end-stage CKD patients also includes diet and fluid
restriction. This study aims to look at factors related to dietary compliance in
hemodialysis patients at Prabumulih Hospital in 2021. The study was carried out at
Prabumulih Hospital from July to August 2021. This type of research is a quantitative
observational study with a cross-sectional approach. the number of samples is 80
people. The bivariate analysis used was the Chi-square relationship test with a limit of
value: 5%. The results of the study Most of the respondents were old (90.0%), had poor
knowledge (57.5%), had long hemodialysis (71.3%), family support was not good
(55.0%) and did not adhere to diet (62.3%). 5%). There is no relationship between age
and diet compliance in Prabumulih Hospital in 2021 (p = 1,000). There is a relationship
between Knowledge and Dietary Compliance at Prabumulih Hospital in 2021 (p =
0.007; OR= 4.030). There is no relationship between duration of hemodialysis and diet
compliance in Prabumulih Hospital in 2021. (p = 0.655). There is a relationship between
family support and diet compliance in Prabumulih Hospital in 2021 (p = 0.001; OR =
6,000). Suggestions for Prabumulih Hospital, especially in the hemodialysis room, are to
increase the knowledge and support of the patient's family for the importance of
adhering to the diet.
Keywords: Chronic Renal Failure, Hemodialysis, Dietary Compliance

Published
2024-01-29
Section
Original article