PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH DI PANTI SOSIAL TRESNA HARAPAN KITA PALEMBANG
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH DI PANTI SOSIAL TRESNA HARAPAN KITA PALEMBANG
Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang dan Tujuan : Peduduk di seluruh dunia dengan kelompok lanjut usia (lansia)
yang berumur 60 tahun keatas mengalami pertumbuhan dengan cepat dibandingkan dengan kelompok usia
lainnya. Indonesia adalah salah satu negara yang terletak di Asia Tenggara yang memasuki era penduduk
berstruktur lansia (aging structured population) karena jumlah penduduk yang berusia di atas 60 tahun sekitar
7,18 persen. Peningkatan jumlah penduduk lansia ini disebabkan antara lain karena tingkat sosial ekonomi
masyarakat yang meningkat, kemajuan di bidang pelayanan kesehatan, dan tingkat pengetahuan masyarakat
yang meningkat . adapun tujuan penelitian ini Diketahui Pengaruh Senam Lansia Terhadap Perubahan
Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Panti Tresna Werda Harapan Kita Palembang
Hasil dan Pembahasan : Tekanan darah pada penderita hipertensi sebelum diberikan Senam Lansia Di
Panti Tresna Werda Harapan Kita Palembang rata-rata sistol 159.38 rata-rata diastol 82.50 mmHg.Tekanan
darah pada penderita hipertensi sesudah Senam Lansia Di Panti Tresna Werda Harapan Kita Palembang
rata-rata sistol 130.00 rata-rata diastol 72.50 mmHg, sehingga terjadi penurunan dari tekanan sebelum
dilakukan senam bugar. Rata-rata penurunan tekanandarah
Kesimpulan dan Saran :Ada Pengaruh Senam Lansia Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia
Hipertensi Di Panti Tresna Werda Harapan Kita Palembang Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan, senam bugar dapat dilanjutkan untuk meningkatkan frekuensi senam 3x dalam seminggu untuk
menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat memberikan
konstribusi terhadap peneliti seputar senam bugar yang berhubungan dengan perubahan tekanan darah
lansia.
Kata Kunci : Lansia,Senam lansia, Hipertensi
ABSTRACT
Background and Objectives: People around the world with the elderly group (elderly) aged 60 years and over
are growing rapidly compared to other age groups. Indonesia is one of the countries located in Southeast Asia
that is entering the era of an aging structured population because the number of people aged over 60 years is
around 7.18 percent. This increase in the number of elderly people is due, among other things, to the increasing
socio-economic level of the community, progress in the field of health services, and the increasing level of
public knowledge. The purpose of this study is to know the effect of elderly exercise on changes in blood
pressure in the elderly with hypertension at the Tresna Werda Harapan Kita orphanage, Palembang.
Results and Discussion: Blood pressure in patients with hypertension before being given Gymnastics for the
Elderly at the Tresna Werda Harapan Kita Hospital, Palembang, the average systolic 159.38, the average
diastolic 82.50 mmHg. systolic 130.00 average diastolic 72.50 mmHg, so that there is a decrease in pressure
before doing fitness exercises. Average drop in blood pressure. Conclusions and Suggestions: There is an
Effect of Elderly Gymnastics on Blood Pressure Changes in Hypertensive Elderly At Tresna Werda Harapan
Kita Panti Palembang. It is hoped that it can contribute to researchers regarding fitness exercises related to
changes in the blood pressure of the elderly.
Keywords: Elderly, Elderly Gymnastics, Hypertension

